GMNI Kota Cilegon Gelar Syukuran Dies Natalis GMNI Ke 64 Di Aula DPRD

By Redaksi Suara Cilegon 02 Apr 2018, 18:37:57 WIB Umum
GMNI Kota Cilegon Gelar Syukuran Dies Natalis GMNI Ke 64 Di Aula DPRD

CILEGON - Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) Kota Cilegon menggelar syukuran Diesnatalis GMNI ke-64 bertempat di Aula DPRD Kota Cilegon, Minggu (1/3/2018).

Ada tiga bagian dalam acara tersebut selain Syukuran Diesnatalis GMNI ke 64 juga Pelantikan DPK GMNI STIE Al-Khairiyah dan Dialog Kebangsaan yang mengambil Tema besar Menyulam Kebangsaan 'Pancasila sebagai bintang penuntun pemersatu bangsa' yang disampaikan oleh Alumni GMNI yakni Alwiyan Qosyid Sam'un dan Supriyadi,S.kom.MM.

Perlu diketahui dalam catatan sejarahnya GMNI lahir pada tanggal 23 Maret 1954, hasil Fusi atau Peleburan dari 3 Organisasi Kemahasiswaan terbesar saat itu, yang memiliki kesamaan azas yakni Marhaenisme ajaran Bung Karno, ketiga organisasi tersebut adalah Gerakan Mahasiswa Marhaenis (GMM) yang berpusat di Jogjakarta, Gerakan Mahasiswa Merdeka yang berpusat di Surabaya, dan Gerakan Mahasiswa Demokrat Indonesia (GMDI) yang berpusat di Jakarta, atas restu dan petunjuk dari Bung Karno selaku Presiden Pertama Republik Indonesia kala itu, maka ketiga organisasi kemahasiswaan tersebut bersepakat untuk melebur menjadi satu kesatuan yang utuh dan menamakan diri Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Ketua DPC GMNI Kota Cilegon Syaihul Ihsan mengatakan, Syukuran Dies Natalis GMNI ke 64 ini sekaligus merefleksi diri dalam melihat realitas perjalanan bangsa yang tidak terlepas dari peran mahasiswa khususnya GMNI dengan tetap berdialektika terhadap perubahan dan perkembangan zaman, maka sebagai organisasi mahasiswa tentunya kekritisan, intelektualitas dan profesionalisme yang di ikuti semangat kebangsaan akan terus kita kembangkan dengan melakukan upaya peningkatan kualitatif dan kuantitatif khususnya terhadap kader-kader GMNI Kota Cilegon.

"Kita tetap akan berjuang untuk lestarikan api perjuangan Bung Karno dengan mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Cilegon untuk senantiasa memahami dan menghayati dalam imple­mentasi Pancasila di tengah-tengah arus globalisasi di Kota Cilegon dan membiasakan diri untuk menggunakan Pancasila sebagai “bintang penuntun” dalam menyele­saikan masalah bangsa di tengah-tengah arus globalisasi ini", Katanya.

Selanjutnya Syaihul menambahkan, Pembasisan Pancasila bukanlah sekedar transfer of knowledge, melainkan harus merupakan usaha raksasa untuk membangun kembali etos kebangsa­an yang kian terkikis, tentunya GMNI terus konsisten dalam ideologi Pancasila dalam usaha membangun karakter kader.

"GMNI yang memiliki basis pada tingkatan mahasiswa dengan tradisi intelektual dan gerakan dengan semboyan filosofis pejuang pemikir - pemikir pejuang tentunya akan konsisten dalam rel nya yakni berjuang bersama rakyat menuju kemenangan marhaen dan kejayaan Indonesia",  Tambah Syaihul. (Red/SC/*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

PRAKIRAAN CUACA


Jejak Pendapat

Apakah Menurut Anda Kota Cilegon Saat ini Sudah Lebih Baik ?
  Sudah
  Masih Belum
  Tidak Ada Perubahan
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Mudah-mudahan windows 8.2 tampilannya lebih keren lagi dari windows 8.1 sebelumnya yang ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video