Kaspersky Tuding Microsoft Monopoli Eropa

By Redaksi Suara Cilegon 08 Jun 2017, 11:10:30 WIB Teknologi
Kaspersky Tuding Microsoft Monopoli Eropa

Keterangan Gambar : Microsoft


Kaspersky mengajukan gugatan antitrust atau monopoli terhadap Microsoft di European Commission dan Kantor Kartel Federal Jerman.

Menurut Kaspersky, Microsoft menyalahgunakan dominasinya dalam sistem operasi PC, dengan semacam menghadang kehadiran software keamanan pihak ketiga di OS-nya itu. Caranya dengan menggabungkan software antivirus bawaan Windows -- Defender -- di setiap sistem operasi Windowsnya.

Menurut Microsoft, software antivirus yang terintegrasi dengan Windows berguna untuk melindungi pengguna. Namun menurut Kaspersky, hal tersebut masuk ke dalam aksi monopoli, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (8/6/2017).

"Tujuan utama Microsoft adalah untuk melindungi penggunanya. Kami yakin kalau fitur keamanan ini sudah sesuai dengan hukum anti monopoli. Dan kami akan menjawab semua pertanyaan dari pihak regulator yang mungkin diajukan," tulis Microsoft dalam pernyataannya.

Gugatan ini didaftarkan Kaspersky setelah mereka gagal mencapai kata sepakat dengan Microsoft dalam negosiasi yang sebelumnya sudah terjadi. Menurut Kaspersky, aksi Microsoft ini juga merugikan para pengguna.

"(Mereka) memberikan tingkat proteksi yang rendah untuk pengguna, pembatasan terhadap hak mereka untuk memilih dan kerugian finansial baik untuk pengguna maupun perusahaan solusi keamanan," tulis perusahaan berbasis di Moskow, Rusia tersebut. By : detik.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

PRAKIRAAN CUACA


Jejak Pendapat

Apakah Menurut Anda Kota Cilegon Saat ini Sudah Lebih Baik ?
  Sudah
  Masih Belum
  Tidak Ada Perubahan
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Mudah-mudahan windows 8.2 tampilannya lebih keren lagi dari windows 8.1 sebelumnya yang ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video