Ratusan Mahasiswa Minta Legalitas Resmi YAN Banten

By Redaksi Suara Cilegon 22 Sep 2015, 17:23:00 WIB Pendidikan
Ratusan Mahasiswa Minta Legalitas Resmi YAN Banten

CILEGON - Ratusan mahasiswa kelas jauh dari Yayasan Anak Negri (YAN) Banten yang menempati salah satu gedung sekolah berlokasi di lingkungan Tegal Bunder, Kelurahan Pabean Kecamatan Purwakarta, mempertanyakan legalitas resmi yayasan yang menjanjikan program setara satu (S1) bagi mahasiswa yang mendaftar. Pasalnya, telah beredar pemberitaan disejumlah media elektronik maupun televisi bahwa Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah menggerebeg para mahasiswa wisuda dari kampus yang sudah nonaktif dibawah naungan Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) pada waktu lalu.  Dikatakan, Masud salah satu mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling, bahwa dirinya kaget setelah mendengar kabar tempat perkuliahannya tidak memiliki legalitas resmi dan dianggap sebagai kampus bodong.  "Saya kaget mas setelah mendengar informasi tersebut, yang saya tau, tempat kuliah saya mengkhususkan mahasiswa kurang mampu, dan lembaganya pun bernama Yayasan Anak Negri." Ujar Mahasiswa yang tidak bisa disebutkan namanya dengan sontak, Senin (21/9/2015) malam.
 
Dijelaskan bahwa dirinya tidak menyangka jika kampus idamanya berkaitan dengan lembaga yang dibekukan oleh DIKTI saat menggelar wisuda di Pondok Cabe Tanggerang pada waktu lalu. "Kalau sudah seperti ini jelas kami telah ditipu, kami menuntut uang perkuliahan yang telah masuk dikembalikan oleh pihak yayasan," paparnya. Dirinya berharap uang perkuliahan yang telah dibayarkan para mahasiswa dapat dikembalikan lagi.  Selain itu, salah satu  mahasiswa jurusan PAUD yang tidak bisa disebutkan namanya menilai pihak yayasan tidak transparansi dalam memberikan pelayanan kepada para mahasiswa dan terkesan menutupi keingin tahuan mahasiswa. 
 
"Sejak awal perkuliahan saya sudah sering menanyakan legalitas resminya, seperti contohnya saya meminta kartu tanda mahasiswa yang sudah berbulan-bulan tidak kunjung dikeluarkan oleh pihak kampus" katanya Selain kartu, lanjutnya para mahasiswa telah melakukan ujian tidak pernah diperlihatkan hasil dari ujiannya, serta   sistem yang menjanjikan beasiswa tapi semua mahasiswa harus melakukan pembayaran.
 
"Sudah lama saya ingin melihat hasil ujian saya tapi hingga sekarang belum juga, dan katanya beasiswa ko semua bayar, terlebih dalam beberapa bulan ini selalu naek" paparnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Anak Negri (YAN) Banten, Yayan setiawan saat dikonfirmasi mengaku Yayasan yang dipimpinnya memang berkaitan dengan Yayasan Aldiana Nusantara yang dibekukan oleh pihak DIKTI, "memang kami bekerjasama dengan pihak (Yayasan Aldiana -red), tapi saya tidak tahu jika yayasan tersebut sudah nonaktif" kilahnya.
 
Yayan berjanji akan segera melakukan kordinasi dengan pihak Yayasan Aldiana -red dan jika terbukti benar maka dirinya siap akan mengembalikan biaya kuliah yang telah dibayarkan para mahasiswa. "Saya berharap masalah ini cepat selesai, dan saya akan kawal itu" pungkasnya. (Alik)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

PRAKIRAAN CUACA


Jejak Pendapat

Apakah Menurut Anda Kota Cilegon Saat ini Sudah Lebih Baik ?
  Sudah
  Masih Belum
  Tidak Ada Perubahan
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Mudah-mudahan windows 8.2 tampilannya lebih keren lagi dari windows 8.1 sebelumnya yang ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video