Sopir Taksi dan Kekuatan Doa Seorang Ibu

By Redaksi Suara Cilegon 21 Okt 2017, 14:52:12 WIB Internasional
Sopir Taksi dan Kekuatan Doa Seorang Ibu

Keterangan Gambar : Ilustrasi


Kisah di bawah ini bukan mengada-ada. Dikutip dari Ilmfeed.com, Kamis 12 Oktober 2017, Omar Hajaj menceritakan sepenggal pengalaman dengan seorang sopir taksi di Madinah. Dari sinilah ia menemukan sesuatu yang berharga dari doa seorang ibu. Apa hubungannya? Simak kisahnya berikut ini!

Saya adalah seorang pelajar yang berasal dari Inggris. Saya telah tinggal dan belajar di kota yang penuh berkah, Madinah sekitar lima tahun. Satu hal terbesar dalam hidup yang pernah saya rasakan ketika menjadi mahasiswa di kota ini adalah ketika berjumpa dengan para sopir taksi. Hampir setiap kali saya menghentikan taksi, selalu ada cerita menarik untuk dibagikan. Inilah yang menurut saya paling menarik.

Tidak seperti tempat lain, di Madinah Anda dapat dengan mudah menghentikan taksi dengan menunggu di pinggir jalan. Sebuah mobil biasa berhenti ketika ada orang yang menyetopnya. Tidak ada taksi yang resmi, siapa pun bisa berhenti untuk Anda dan mengantar Anda ke tempat yang Anda inginkan meski bukan profesinya.

Saya menghentikan taksi hari ini dan dijemput oleh seorang sopir yang terlihat religius dari Madinah. Ia mengendarai mobil GMC yang bagus. Pada awalnya saya kebingungan karena biasanya hanya mobil tua yang akan berhenti untuk Anda. Mereka lebih membutuhkan uang daripada orang-orang dengan mobil bagus.

Namun itu tak masalah. Saya melakukan deal dengannya untuk mengantarku pulang dengan ongkos lima riyal. Dia menyuruhku masuk tanpa tawar menawar yang rumit. Sementara dia menyetir, saya sibuk membalas pesan-pesan di ponsel meski saya tahu bahwa dia sedang mencoba untuk mengajak saya mengobrol. Akhirnya saya meletakkan ponsel dan mulai mengobrol dengannya. Begitu mengetahui bahwa saya adalah seorang palajar, dia mendoakan saya dan memberi saya empat buku besar Madzhab Hanbali sebagai hadiah.

Di sela-sela obrolan, dia kerap menatapku dari cermin dan tersenyum. Ketika sampai di tempat tujuan, saya memberinya lima riyal sesuai kesepakatan. Namun dia menolak sembari mengatakan bahwa uang tersebut juga sebagai hadiah. “Nabi Muhammad SAW tidak menolak hadiah,” imbuhnya.

Saya merasa senang dengan kebaikannya dan berpikir masih banyak orang yang baik. Saya merasa ini adalah hadiah dari Allah Ta’ala. Saya lalu bercerita kepadanya bahwa saya baru saja berbicara dengan ibu saya sebelum bertemu dengannya. “Ibu saya mendoakan agar Allah selalu mengirimkan dalam hidup saya orang baik dan mungkin Anda adalah salah satu dari mereka,” kataku kepada sopir itu. Dia kemudian mengingatkan saya hal yang menakjubkan tentang kemuliaan seorang ibu. Dia mengatakan bahwa ibu berperan utama dalam sebuah kesuksesan. Dia lalu mengutip kisah para salaf dan ulama di masa lalu tentang bagaimana mereka merawat ibu mereka.

“Jika Anda bisa membuat ibu Anda tersenyum dan tertawa setiap hari maka lakukanlah!” ujarnya menasehati. Dia kemudian bercerita kepada saya tentang manfaat berbuat kebaikan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah Ta’ala. Dia juga berbagi cerita menarik tentang kisah-kisah kehidupan nyata dari orang-orang yang dia kenal.

Usut punya usut, dia ternyata adalah anak dari salah satu muadzin terkenal dari Tanah Haram lebih dari 50 tahun yang lalu. Seorang pria yang menguasai 15 bahasa dan mengajari pada muadzin saat ini. Semoga Allah membalas kebaikannya dan menyuburkan lebih banyak orang baik dalam kehidupan kita. Aamiiin. by : kiblat.net




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

PRAKIRAAN CUACA


Jejak Pendapat

Apakah Menurut Anda Kota Cilegon Saat ini Sudah Lebih Baik ?
  Sudah
  Masih Belum
  Tidak Ada Perubahan
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Mudah-mudahan windows 8.2 tampilannya lebih keren lagi dari windows 8.1 sebelumnya yang ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video